AdiDharma17
download pdf
Senin, 29 April 2013
Minggu, 03 Maret 2013
Makalah Produksi Ternak Gembala : "Permasalahan Produksi Ternak Gembala di NTT"
AdiDharma17
Friday, 01 March 2013
Makalah
Produksi Ternak Gembala
by Made Sudarma
Prodi Ilmu Peternakan - Pps - Undana
![]() |
| Padang Penggembalaan Sapi di Sumba Timur |
Friday, 01 March 2013
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang
Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan
salah satu provinsi
di Indonesia yang memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah terutama dalam
pengembangan ternak di daerah tersebut. Ternak sapi merupakan salah satu ternak
potensial yang sedang dalam tahap pengembangan oleh pemerintah daerah yang mana
berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDRB) NTT mencapai Rp. 393 miliar
pada tahun 2009 yang berasal dari 58.392 ekor sapi yang diekspor dan 54051 ekor
ternak yang dipotong untuk konsumsi lokal (Statistik Peternakan 2009; dan 2010). Menurut hasil penelitian Jelantik dkk
(2007) dalam Mullik
dan Jelantik (2009) mencatat bahwa
sebagian besar ternak sapi Bali yang diekspor maupun dipotong untuk konsumsi lokal, bukan dihasilkan dari sistem peternakan yang produktif dan
efisien, melainkan dari sistem
peternakan tradisional dengan tingkat produktifitas yang rendah.
Kamis, 28 Februari 2013
Tugas Metodologi Penelitian tentang : Rumusan Masalah Penelitian
AdiDharma17
Tugas Metodologi Penelitian
Rumusan Masalah Penelitian
by Made Sudarma
Rumusan
Masalah Berdasarkan Latar Belakang
Pernyataan
masalah:
Minyak
biji kapuk merupakan sumber asam lemak yang banyak terdapat di sebagian wilayah
Jawa Tengah. Saat ini, produk peternakan seperti suplementasi lipida sangat
penting bagi ternak ruminansia terutama asam lemak tidak jenuh yang dapat
mempengaruhi pola fermentasi ruminal yang mengarah pada efisiensi energi. Namun
di sisi lain, suplementasi lipida dapat berbahaya bagi konsumen terkait
tingginya kandungan asam lemak jenuh rantai panjang pada produk tersebut.
Dr. MM : Ok
Dr. MM : Ok
Pertanyaan
penelitian:
- - Apakah terdapat pengaruh pengolahan minyak biji kapuk terhadap tingkat efisiensi energi pada ternak ruminansia?
- - Apakah terdapat pengaruh pengolahan minyak biji kapuk terhadap penurunan kejenuhan asam lemak ruminal?
Dr. MM : perlu diperbaiki
- - Apakah terdapat pengaruh PEMBERIAN minyak biji kapuk terhadap tingkat efisiensi energi pada ternak ruminansia?
- - Apakah terdapat pengaruh PEMBERIAN minyak biji kapuk terhadap penurunan kejenuhan asam lemak ruminal?
Tugas Bioenergetika : Sel, Fotosintesis dan Hukum Thermodinamika
Tugas Bioenergetika
by Made Sudarma
| M. Sudarma |
wednesday, 27 February 2013
SEL
1.
Pengertian
sel
Sel merupakan unit terkecil
tubuh makhluk hidup. Baik secara struktural maupun fungsional. Sel terdiri dari
membran sel, sitoplasma, nukleus dan organel-organel lain yang masing-masing
mempunyai fungsi khusus dan secara terpadu menyusun sistem yang kompak. Setiap sel bergantung pada sel-sel yang lain untuk
melakukan fungsi-fungsi yang tidak dapat dilakukan sendiri contohnya adalah sel
saraf dengan cepat meneruskan sinar listrik ke dalam tubuh tetapi bergantung
seluruhnya pada sel-sel darah merah untuk memberikan kepadanya oksigen yang
amat diperlukannya. Meskipun tipe sel itu bermacam-macam, terdapat persamaan
tertentu pada sifat-sifat bentuk dan fungsional yang lazim bagi kebanyakan sel. Pada umumnya sel itu bersifat mikroskopis, misalnya ovum
dari bangsa burung dari beberapa alga. Besarnya dibatasi oleh membran. Suatu
sel yang sangat aktif melakukan metabolisme tidak akan mempunyai volume yang
besar. Dua bagian yang pokok dari sel adalah sitoplasma dan nukleus. Sitoplasma
sebagai suatu zat cair yang kental yang berfungsi bagi sel, mitokondria, badan
golgi, kloroplas, sentriol, glanula, dan pigmen.
Materi Kuliah Produksi Ternak Unggas III: industri pakan ternak di Indonesia
AdiDharma17
Industri pakan ternak di Indonesia
By
Y.L Henuk and Made Sudarma
Journal
review
Thursday,
28 February 2013
By ICRA Indonesia Research, December 2012
Summary
·
Animal feed
industry in Indonesia
is still attractive
as the level
of per capita consumption of
chicken and eggs is still very low
·
More than 90%
of animal feed
consumption is attributable
to poultry industry
·
Fluctuation in
the US dollar’s
(USD) exchange rates
against the Indonesian rupiah
(IDR) could have
a significant bearing
on the performance of animal
feed industry
·
Integrated
companies with a large scale of business will be more efficient and thus have a
better credit profile against the non-integrated and small players
·
Scale of
production will also
play a key
role to determine
the market position, another
important competitive factor in the industry
·
Other
key success factors for the industry include diversification in terms of suppliers,
locations, markets, and
customers, and operating management to control cost and
expenditures
Langganan:
Postingan (Atom)

